Selasa, 14 Mei 2013

CONTOH RESENSI BUKU NON-FIKSI LENGKAP


CONTOH RESENSI BUKU NON-FIKSI LENGKAP

Resensi Buku, Remaja Membangun Kepribadian
IDENTITAS EKTRINSIK BUKU
Judul buku                          : Remaja Membangun Kepribadian
Penulis                                 : Anna Windyartini S
Tahun terbit                       : 2008
Penerbit                              : Penerbit Nobel Edumedia,
                                                  Jl. Rawagelam III No. 4
   Kawasan Industri Pulogading, Jakarta Timur.
Tebal buku                          : ix + 79 halaman
Harga                                    :  -
ISI POKOK BUKU
Ø  Pada bab  pertama (Berbagai Jenis Keceradasan dalam Diri Manusia),
Menjelaskan tentang berbagai jenis kecerdasan dalam diri manusia, dan cara-cara yang dapat ditempuh untuk mengembangkan intelegesi tersebut. Dalam pembahasan ini diambil dari beberapa sumber yang cukup terpercaya, yaitu ahli-ahli Internasional yang professional di bidang intelegensi,  diantaranya Howard Gardner yang merupakan psikolog dari Amerika Serikat yang mengemukakan sepuluh macam intelgensi berdasarkan penelitiannya yaitu Linguistic Intelligence/ Kecerdasan Linguistik, Logical-Mathematical Intelligence/ kecerdasan logis-Matematis, Musical Intelligence/ Kecerdasan Musikal, Bodily-Kinesthetic Intelligence/ Kecerdasan tubuh-kinestetik, spatial Intelligence/kecerdasan spasial, Interpersonal Intelligence/kecerdasan Interpersonal, Intrapersonal Intelligence/kecerdasan  Intrapersonal, Naturalist Intelligence/ Kecerdasan Naturalis, Spiritual Intelligence/ Kecerdasan spiritual, dan Existencial Intelligence/Intelegensi eksistensial. Tidak hanya itu, pada bab pertama juga dijelaskan cara-cara ampuh untuk mengembangkan potensi/tingkat intelegensi seorang manusia yang didukung dari hasil pengamatan dan penelitan ahli.
Ø  Pada bab kedua (Memanfaatkan Berbagai intelegensi)
Dijelaskan bahwa setiap orang memiliki potensi masing-masing dan tidak ada orang yang tidak memiliki potensi sehingga perlu mengembangkan potensi itu. Tidak hanya itu, dalam buku ini dalam bab ini dibahas tentang visi dan misi yang harus ada dalam setiap diri manusia agar dapat mengembangkan potensinya. Selain itu, juga membahas tentang managemen dan cara  untuk belajar dan mengembangkan potensi diri sesuai dengan kebutuhan/potensi masing-masing sehingga semuanya dilalui dengan cemerlang.
Ø  Pada bab ketiga (Study is Beautiful)
tidak begitu banyak yang dibahas dalam bab ini namun cukup meyakinkan kita bahwa belajar itu adalah sesuatu yang indah dan menyenangkan sehingga timbu motivasi serta semangat untuk belajar.
Ø  Pada bab terakhir/keempat (Berbagai Kisah Tentang Belajar)
Pada bab ini, pembahasannya mengenai pengalaman belajar dari kebanyakan orang dan juga kisah-kisah unik, menarik, dan menggugah seputar perjalanan belajar seseorang yang diceritakan secara terbuka oleh orang-orang yang telah mengalaminya. Cerita-cerita yang diangkat benar-benar menggugah dan memotivasi untuk terus belajar.
Karakter Isi Buku
buku ini menarik dan memiliki ciri khas dibandingkan buku psikologi remaja lainnya karena gaya bahasa yang digunakan mampu dicerna dengan baik, tidak hanya itu pembahasan buku ini singkat tapi dapat membuat pembaca memahami maksudnya, tidak seperti kebanyakan buku yang terlalu berbelit-belit dalam menyampaikan gagasan. Selain itu penulisan buku ini didasarkan kepada sumber yang universal karena sumbernya dimulai dari ahli internasional hingga dari pengalaman masyarakat biasa.
Kelebihan Buku
1.       Buku ini memiliki pembahasan yang singkat namun mudah dipahami
2.       Buku ini ditulis berdasar pada gagasan yang dapat dipercaya seperti ahli psikolog dunia, nasional dan bahkan pengalaman langsung dari masyarakat Indonesia sehingga tetap menggambarkan karakter belajar orang Indonesia.
3.       Contoh-contoh yang digunakan menarik dan menggugah untuk memotivasi remaja agar lebih semangat untuk belajar dan meningkatkan potensi diri
Kekurangan buku
1.       Masih ada sejumlah kata-kata yang kemungkinan sulit dicerna oleh pelajar Sekolah Menengah Pertama(SMP) padahal seharusnya buku semacam ini sudah dapat dibaca oleh siswa SMP yang pada saat itu mulai menginjak masa remaja
2.       Gambar ilustrasi yang digunakan masih kurang sehingga memungkinkan terjadi kepenatan saat membaca.
3.       Motivasi dalam buku ini harus dianalisis karena minimnya pemaparan langsung penulis atau sejumlah ahli, seharusnya buku psikologi remaja semacam ini mengangkat kata-kata bijak ahli tentang materi yang berkaitan dengan bahasan setiap sub bab.


0 komentar:

Poskan Komentar